Long Hug Goodbye

2699 Words

Kaisar Achazia duduk diatas tahtanya malam itu, kabar yang dia terima benar-benar cukup untuk membuat suasana hatinya berada dalam kondisi terburuk. Sang kaisar melirik kembali laporan mengenai kondisi terakhir barak yang didirikan di perbatasan gurun Al Raml dan Rukongai berdasarkan pengamatan dari abdi terpercayanya. Tangan kanannya sedikit bergetar tatkala ada satu nama yang tertulis dikertas tersebut. Beserta lukisan sebagai gambaran daripada rupa yang dimaksud. “Namanya Grizelle bukan?” Achazia bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dari kertas tersebut. Sang abdi setia lantas menundukan kepalanya saat menjawab tanya dari sang Kaisar. “Benar Yang Mulia,” “Apa rupanya benar secantik ini?” Achazia mengernyitkan dahi. Sang abdi sendiri merasa kebingungan untuk bertutur lantaran p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD