16-Bermain di Belakang?

1617 Words

Ziddan duduk di taman belakang rumah, menikmati hari Minggu dengan bersantai berserta segelas kopi panas. Seminggu ini Ziddan lebih sering mendiamkan Caca. Ia juga memilih tidur di ruang kerja daripada di kamar. Bukan tanpa alasan Ziddan melakukan itu, melainkan ingin memantapkan hati. Benarkah hatinya yang gelap saat ini mulai terang dengan adanya Caca? Benarkah hatinya mulai merasakan nyaman, damai, sayang dan juga sesuatu yang enggan Ziddan jelaskan. Seminggu menghindari Caca bukan berarti Ziddan tidak melihat wajah cantik Caca. Setiap malam ia selalu mengendap masuk kamarnya untuk melihat apakah istrinya itu sudah tidur atau belum. Jika sudah tertidur Ziddan memperhatikan wajah damai Caca untuk be-berapa saat, kemudian kembali ke ruang kerjanya. Apa dendam yang aku pendam ini berak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD