Faisya tiba di bandara dengan diantar oleh Faris, pria itu membantu Faisya mengangkat kopernya hingga di ruang tunggu bersama dengan para penumpang lainnya. Faris mengatakan sesuatu sedikit berupa wejangan dan kata-kata pamit kemudian pria itu berpamitan pada Faisya karena setelah ini dia harus pergi menemui temannya untuk urusan yang sangat penting perihal pekerjaan. Faisya membiarkan Faris pergi setelah mengucapkan terima kasih banyak pada pria itu karena sudah mengantarnya ke sini. Perempuan itu sibuk dengan ponselnya karena ada sebuah pesan dari Ica yang mengatakan kalau ia harus berhati-hati di perjalanan nanti karena Faisya hanya berangkat sendiri ke sana. Ada juga pesan dari bundanya yang menanyakan apakah ia benar-benar ingin pulang tanpa suaminya dsn tentunya Faisya menjawab manta

