Epilog

1037 Words

Memberikan kesempatan terakhir pada Akbar sama sekali tidak disesali oleh Faisya karena jika saja ia tidak memberikan kesempatan lagi, maka ia tidak tahu apakah mereka sudah berdamai ataukah masih bertengkar. Cuti kuliah yang ingin Faisya ambil selama satu tahun, tetapi jadi diambil meskipun ia tak jadi pergi ke Jakarta. Itu karena Akbar menyarankannya kalau Faisya harus fokus dengan kehamilannya saat ini. Faisya jelas menyetujui karena ia pun ingin fokus pada calon bayinya tanpa perlu memikirkan beban-beban tugas kuliah yang menumpuk. Sepertinya pilihannya untuk memberikan kesempatan lagi pada Akbar memang hal yang sudah sangat tepat karena setelah semua masalah yang pernah dilalui, kali ini Akbar benar-benar menepati janjinya untuk tidak lagi berbohong padanya. "Sayang, kamu ada di man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD