Part 43 ~ Maaf

1378 Words

"Nah, ini nih biang keroknya," kata Devan menyongsong kedatangan Rama, ia menyambut Rama yang memasuki rumah. Di ruang tamu, juga sudah ada Denis dan Dina yang duduk menunggu kedatangan Rama. Sementara Fahri meringis kesakitan saat Dian tak sengaja menekan es batu terlalu keras diwajah Fahri yang terkena pukulan Rama, wajah lelaki itu tampak dipenuhi lebam terutama bagian bibir. "Apa sih!" kesal Rama melihat tampang tengil dari Devan, ia melangkah ke arah Dina. "Ma," sapa Rama, Dina menatapnya dengan tatapan kecewa. "Rama, apa yang kau perbuat, Nak?" tanya Dina, ada bekas air mata menghiasi wajahnya. "Ma, aku bisa jelasin ...." Rama menjeda ucapannya saat melirik Denis, Devan juga sudah duduk di samping lelaki itu. "Kalian bisa pulang sekarang?" tanya Rama kepada kedua sahabatnya,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD