-Kalian ada masalah? Biru kenapa? Kenapa tiba-tiba pulang?- Pesan dari Vero, membuat Anael menyesal dan khawatir. ____ Pertemuan sore itu tanpa Biru. Sian dan Vero hanya berpandangan saat Anael menanyakan keberadaan Biru. "Dia capek kali, makanya nggak dateng." Sian berpendapat. Anael hanya terdiam. Menatap bangku kosong yang berada di depannya. Bangku yang seharusnya Biru duduki. "Oh ya, gimana? Udah ada informasi penting?" Sian bertanya pada Vero. Vero menggeleng. "Nanti malam, gue bakal cari tahu di meja kerja Bokap." "Kalo lo, udah minta bantuan Mr. Jack?" Giliran Sian bertanya pada Anael. "Dia keberatan, tapi gue bakal membujuknya supaya dia mau," ucap Anael yakin. "Bagus." Sian tersenyum. Ia melempar sebuah kertas yang diambilnya di dalam tas. "Gue dapet itu, bagian terpe

