Mendengarnya mengatakan ucapan cinta aku hanya diam saja, aku tidak punya kata-kata untuk menanggapinya, sebab diperpanjang pun... obrolan terasa sakit dan hambar. "Kenapa kau diam saja Alya?" "Aku hanya terkejut bahwa kau masih nyaman mengucapkan omong kosong, aku kaget tanpa malu kau mengatakan cinta pada wanita yang terus kau sakiti!" "Dengar alya... Kadang kemarahan membuat seseorang gelap mata. Aku tahu persis aku mencintaimu tapi aku cemburuan telah membuatku merugi, aku menyakitimu dan aku menyakiti badanku sendiri. Tidak ada penyesalan yang lebih menyakitkan dibandingkan apa yang kurasakan sekarang. Tolong beri aku kesempatan dan beritahu aku di mana tempatmu agar aku bisa menjemputmu dan membawamu pulang." "Apa yang telah kau buat tidak akan kembali dalam bentuk yang sama. Ka

