33

1036 Words

"Kau lihat itu Aliyah... kau lihat bagaimana pembantu itu melecehkanku!"Mas husain menatap diri ini dan keluargaku dengan tatapan yang sangat murka. Kali ini dia benar-benar serius dalam ekspresi dan ucapannya. "Jika sampai aku kembali dan wanita ini masih ada disini! Aku yang akan angkat kaki!" "Nak ..."Abi mencoba membujuk menantunya tapi mas Husein langsung meraih kunci mobil dan pergi. "Aku tidak tahan lagi dan tidak menerima pelecehan dalam bentuk apapun!"pria itu beringsut pergi sambil membuka pintu dengan kasarnya. "Ada apa dengan Mas Husein?" tanya adikku. Kelihatannya keluargaku belum tahu bahwa suamiku sudah menikah lagi dan bahkan sudah punya anak. Tak bisa kubayangkan bagaimana reaksi umi dan bagaimana kesedihan ayahku jika tahu anak sulung mereka di poligami. Pasti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD