“Apa maksudmu tidak kembali, Johan?” tanya Ryan bingung. “Mungkin saja dia belum ingin kembali ke rumahnya. Dia masih ingin di kota ini,” kata Ryan. “Tidak, Ryan. Bu Sarah memang tidak kembali lagi ke rumahnya itu dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Bahkan mungkin selamanya. Menurut keterangan Mbak Murni, asistennya itu, memang begitu,” ungkap Johan. “Oh ya... Terus, kenapa dia tidak kembali lagi?” tanya Ryan penasaran setelah menyesap kopi latte panas yang dia pilih kali ini. Sungguh ini di luar dugaan. Dia pikir dengan meminta Johan menyelidikinya, dia bisa dapat informasi mengenai Bu Sarah secepatnya dan lebih akurat. Tapi ternyata jauh dari harapannya. Johan mengangkat kedua bahunya. “Sa

