51. Menghindar

1957 Words

“Laras... Buka pintunya. Laras... Tolong buka pintunya. Kita harus bicara,” Ryan terus menggedor-gedor pintu. Dia benar-benar tidak memahami kenapa Laras justru marah dengannya. Apa drinya salah jika merasa bahagia bisa menghancurkan Tara seperti Tara menghancurkan dirinya dulu. Jika Tara tidak melakukan hal licik untuk menjeratnya kembali, dengan membeli saham perusahaan Persada Kencana, pasti dirinya juga tidak akan mengajak Laras untuk bertunangan pura-pura. Ryan bingung kenapa Laras tidak memahami hal itu. Laras tak memberikan balasan apapun. Masih diam seribu bahasa. Meskipun dia juga sedang berdiri dan bersandar di pintunya, mendengarkan perkataan Ryan. “Cobalah memahami aku, Laras. Aku hanya ingin meluahkan kebahagiaanku karena akhirnya aku bisa merasakan kemenangan dan berhasil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD