"Lo sakit?" Cakra sedikit menunduk agar wajahnya sejajar dengan wajah Senja. Saat tangannya ingin menyentuh dahi Senja, sebuah pukulan lebih dulu mengenai Cakra. "Brngsk!" Awan menghampiri Cakra dan melayangkan sebuah pukulan secara bertubi-tubi pada Cakra tanpa memberikan Cakra celah untuk melawan Awan. "AWAN STOP!" Teriak Senja yang menghentikan gerakan tangan Awan. Wajah Senja tampak khawatir melihat Cakra yang mulai lemas dihajar oleh Awan. Awan menoleh pada Senja dengan raut wajah datar, "Awan jahat!" Senja berjongkok untuk membantu Cakra berdiri. "Cakra salah apa? Kenapa Awan pukul Cakra gitu aja?" Tanya Senja kesal, mengapa Awan selalu mendahulukan otot dari pada otak? "Jadi lo belain dia yang hampir cium lo hah? Cih dasar murahan!" "Awan itu salah sangka, Cakra tadi cuma mau

