Hari pertama baby Abizar dibawa ke rumah. Banyak sekali yang menjenguknya. Dari bawahan Gama di kantor, relasi, teman Luna, dan keluarga besar. Tak hanya satu dua juga yang mengirimkan rangkaian bunga, kado, serta ucapan selamat atas kelahiran putra pertamanya. Abizar Pranadipta. Putranya sudah berusia seminggu sejak dilahirkan. Masih terlihat ringkih dan lemah. Ia hanya bisa menangis dan tidur. Tapi Gama dan Luna tidak bosan memperhatikan bayi mungil itu. Gemas sekali. Pipinya yang gembul berkali kali menjadi sasaran Gama untuk menciumnya. Hari ini Tara dan Feby datang untuk menjenguk. Mereka berdua membawa bingkisan berupa baju bayi yang sangat lucu. “Jadi dikasih nama siapa?” tanya Feby kepada Luna yang menggendong baby Abizar. “Abizar Pranadipta.” Ujar Luna. “Yang kasih nama

