92 - Jealous Again

1303 Words

Luna bangun dengan kepala yang pusing. Ia masih tidak berbusana di balik selimut yang menutupi tubuhnya dan Gama. Mereka melakukan semalaman. Berhenti sebentar, lalu Gama minta lagi. Iya sih tidak kasar, tapi durasinya lebih lama dari biasanya. Luna merasa perutnya lagi lagi mual. Morning sickness saat hamil memang paling menyiksa. Ia melirik Gama masih tertidur pulas di sampingnya. Mau membangunkan, Luna kasihan. Luna turun, ia memunguti pakaiannya. Memakainya cepat. Luna berlari ke kamar mandi. Ia memuntahkan cairan bening di closet kamar mandinya. Setelah cairan bening itu ia muntahkan, perut Luna sudah agak mendingan. Ia keluar sebentar untuk melihat jam, sudah menunjukkan pukul lima. Setelah berpikir kilat, Luna putuskan untuk mandi terlebih dahulu. Luna tidak mandi lama lama.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD