✉ 43 || Titania Raya

1134 Words

"Gue tadi denger Riga nyebut-nyebut soal Langit. Ini Langit yang sama kaya yang hubungi gue atau beda?" tanya Kak Agas serius. Aku masih terdiam memikirkan jawaban untuk pertanyaan Kak Agas. Setelah kupertimbangkan dengan matang, aku mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan Kak Agas itu. Karena sepertinya, Kak Langit memang mengambil inisiatif tanpa bertanya padaku. "Kenapa dia ngajak gue ketemuan?" tanya Kak Agas dengan dahi berkerut samar. Aku menggeleng, "Gue juga nggak tau." "Kalian ada hubungan apa emangnya? Kenapa lo bakal pergi sama Langit akhir pekan ini?" cecar Kak Agas. Aku menggigiti bibirku. Bagaimana aku harus menjawabnya. Sepertinya aku harus berbohong kali ini. Demi tetap merahasiakan kepengurusan Raja dan Ratu Sekolah. "Urusan kerja," jawabku dengan meyakinkan. Kak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD