Bab 24

1308 Words

Venus tertawa, tapi bukan tawa yang menyenangkan, melainkan tawa yang membuat semua orang bergidik ngeri. Terutama Marko yang sudah memberi kode kepada para pengawal untuk berjaga jaga. "Kamu bilang aku cuma istri yang nggak tahu bisnis? Lalu kamu apa? Wanita yang tahu bisnis tapi dapat project nya karena ngangkang di depan suami orang?" Jleb.... Kata kata Venus membungkam Nindi seketika. Marko yang sejak tadi lebih dekat dengan mereka berdua sudah menahan tawanya karena perkataan Venus memang benar adanya. Nindi tak bisa menjawab lagi, berbeda dengan Venus yang menatap jijik dengan wanita wanita seperti Nindi yang masuk perusahan hanya mengandalkan badan bukan otak dan kemampuan mereka. Xafier yang merasa jika Venus sudah bisa membungkam Nindi pun merangkul pinggang Venus deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD