Bab 25

1303 Words

Semua bahasa hewan keluar dari mulut Arthur. Mereka semua bergegas ke rumah sakit setelah mendapat kabar yang mengejutkan itu. Venus rasanya tak diberi kesempatan untuk bernapas lega meskipun sedetik saja. Xafier memilih menyuruh Marko yang membawa mobil, sedangkan dia memeluk Venus yang masih syok. Pandangannya terlihat kosong, Venus bukan menangis karena Rosi. Tapi entah kenapa ada rasa sakit saat tahu jika Adrian tewas mengenaskan seperti itu. Rasanya sama seperti saat Venus kehilangan mamanya. "Gila, si tuh cewek emang nekad banget. Dia yang buat masalah orang lain yang kena imbasnya. Mana orang tuanya sendiri yang di habisi!" Arthur terus mengumpat marah, sedangkan Dilan terdiam berusaha menenangkan dirinya sendiri. Venus, dia papa kandung kamu mau bagiamana pun. Aku tahu rasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD