Bab 26

1313 Words

Percakapan antara Dilan dan Xafier masih membekas di pikiran Xafier. Mendengar tawa Dilan yang mengejeknya benar benar membuat Xafier kesal setengah mati. Rasanya dia ingin melempar Dilan ke laut. Saat ini Xafier tengah menerima telfon dari orang suruhannya yang di tugaskan untuk mencari Sabitha yang masih berkeliaran di luar sana. "Jadi dia masih ada di kota ini?" gumam Xafier. Dia terlihat berpikir keras bagaimana caranya menangkap Sabitha tanpa melibatkan Venus saat ini. Greb..... Xafier sedikit kaget karena tiba tiba ada tangan yang melingkar memeluknya. Tapi dia tahu itu adalah Venus, bau parfum yang khas milik Venus. "Udah bangun?" Xafier berbalik, lalu melihat Venus yang masih terlihat mengantuk saat tengah memeluknya. "Tadi aku bangun nggak ada, aku kira kamu pergi."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD