* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Kamu hari ini mau tetep kerja atau...” tanya Agas sembari mengeraskan suaranya karena jarak antara dia duduk dan Aya yang berada di ambang pintu baru masuk apartemen tidak dekat. “Kerja, kok. Aku shift setengah doang hari ini.” “Masuk jam berapa sampai jam berapa?” “Jam setengah tiga sampai jam sembilan.” Cowok itu langsung mencari jam dinding. “Oh, masih agak lamaan berarti. Tidur siang, gih. Jangan gerak mulu kamu, tuh.” “Gerak mulu apanya. Aku baru juga gerak buat buang sampah.” Cowok itu menepuk kursi di sampingnya dengan tangan kiri sedangkan tangan kanannya masih memegang sendok.“Sini. Agil di kamar, kok, anteng lagi ngapain, ya, dia?” “

