16. Alin, Aya, dan Agas

3175 Words

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Assalamualaikum—loh?!” Yang kaget jelas bukan cuman Mamanya yang terkejut. Semuanya—tiga orang di dalam apartemen yakni Agil, Agas, dan Aya juga sama-sama terkejut. Apa lagi posisinya Agas merangkul bahu Aya, membuta jarak di antara mereka sudah habis antar bahu. Bocil yang dari tadi fokus nonton film kartun juga menoleh, mengerjap dengan mata bulat hitamnya, tapi kemudian gak peduli banyak dan kembali fokus menghadap depan. Aya berdiri dari tempatnya. Hampir jatuh tersandung meja kalau saja Agas tidak segera menarik lengan cewek itu agar tak sampai menyusruk ke depan. “Ay, ati-ati!” Tapi jelas kalimat Agas tak didengarkan sama sekali oleh Aya k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD