"Mohon bantuannya untuk menyembuhkannya," tutur mamanya sambil menahan tangis. Si istri kyai paham maksudnya. Ia juga seorang ibu. Siapa sih yang tak sedih kalau anaknya menjadi seperti itu? "Kami ini hanya perantara kalau pun bisa menyembuhkan. Kesembuhan itu datangnya dari Allah." Si ibu Nisa mengangguk. Ia sangat berterima kasih karena masih ada yang mau menolongnya. Anaknya akan dididik di sini. Diajak solat dan ibadah lainnya. Tingga bersama di pesantren. Sendirian. Untuk sementara, ia ditempatkan di salah satu ruangan khusus. Ada beberapa perawat yang akan menjaganya secara bergantian. Ini bukan area pesantren. Nisa dirawat di gedung sebelahnya. Tapi ia bisa melihat berbagai aktivitas di gedung sebelah di mana para santri belajar. Juga ada perpustakaan yang cukup besar. Maman

