Bonus 5: Sebuah Pembukaan

2506 Words

"Gue bilang itu bang Hasan!" "Itu bang Husein!" "BANG HASAN!" "BANG HUSEIN!" Kedua perempuan itu kembali bertengkar hanya karena sebuah foto kecil Hasan dan Husein. Anak pertama Hasan segera bergerak menuju babanya. Ia pusing melihat dan mendengar dua emak-emak itu bertengkar hanya karena hal-hal kecil. Yang lebih kekanakan siapa sih sebenarnya? Ia bertanya-tanya. "Babaaaa! Mamiii berantem lagi!" Kedua lelaki itu kompak membalik ke belakang dan menatap si anak yang mengeluh itu. Lalu malah terkekeh dan menghela nafas bersamaan. "Makanya jangan cari istri yang rada-rada mirip banget itu." "Kau lah, bang. Kan aku yang lebih dulu menikah." Husein terkekeh. Ya benar juga sih. Tapi perkara hati? Siapa yang tahu sih? Ya kan? Keduanya sama-sama berjalan menuju dapur. Suasana sudah ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD