*** Selama satu bulan Kania berpikir, sekarang dia harus membuktikan jika memang Bara adalah kakaknya, mau tidak mau Kania harus menerima. Bagaimanapun, hubungan darah tidak akan pernah bisa diputuskan. Kania akan merasa sangat berdosa jika tidak mau memberikan maaf untuk Bara; kakaknya sendiri. Setelah mendengar kabar bahwa Bara benar-benar menyerahkan diri kepada polisi, hati Kania terenyuh, ada sesuatu yang mendorongnya dengan kuat untuk mau menerima pengakuan Bara waktu itu. Sekarang, Kania sudah berada di depan gedung kantor milik Adria. Ia harus menemui Adrian untuk membicarakan keputusannya. Sebelumnya Adrian juga sudah memberi tawaran, jika memang Kania ingin menemui laki-laki itu, Adrian harus ikut menemani. "Arkan, kita ketemu sama ayah lagi, ya." Kania memandang

