Saat Adrian dan Kania sampai di rumah, mereka malah mendapati om Ardi yag sedang marah, berkali-kali pria paruh baya itu berteriak sambil memukul tembok tanpa henti, membuat Adrian kaget melihatnya. Setau Adrian, papanya tidak pernah seperti ini, sebesar apapun kemarahannya, laki-laki itu pasti akan memilih diam dan tidak meluapkan kemarahan seperti ini. Saat Adrian mendekat, tante Sonia menariknya ke samping, memperingati Adrian agar tidak mengganggu papanya. Melihat sikap mamanya seperti itu, Adria mengerutkan keningnya bingung. "Jangan deketin papah kamu, Adrian." "Kenapa?" "Mamah akan ceritain semuanya, tapi nggak di sini." Adrian semakin dibuat binggung, dicampuri rasa penasaran, raut wajah tante Sonia begitu menimbulkan teka-teki yang tidak bisa Adrian tebak. Padahal,

