23. Kehidupan yang berbeda

2164 Words

Pergerakan jarum jam terasa semakin lama berputar, rintikan hujan kini mulai membahasi bumi. Tidak ada yang menyedihkan bagi Adrian saat ini, satu persatu wanita yang dicinta kini pergi meninggalkannya, berawal dari kematian Nabila istri pertamanya, lalu nek Ami yang sangat dia sayangi, hingga sekarang sudah Amel ikut menyusul mereka. Adrian menangis saat menatap tanah yang kini mengubur jasad adiknya. Adrian sangat menyesal karena kemarin tidak mau menerima penjelasan Amel, Adrian yakin mulutnya sudah membuat Amel putus asa. Adrian tidak menyangka bahwa luapan emosi kemarin akan membuat adiknya mengambil jalan pintas sesingkat ini. Tante Sonia tidak ikut kepemakanan anaknya, sejak tadi wanita itu hanya terus-terusan pingsan berulang kali saat menyadari kenyataan yang ada. Dia sudah kehil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD