“RANI?!” Pasangan yang masih jadi suami istri itu tak menyangka dengan apa yang mereka lihat saat ini. Walaupun Kirana sudah pernah memergoki ayahnya menggandeng perempuan muda, tetapi ia tak menyangka jika sosok perempuan adalah Rani yang juga pernah menggoda suaminya. Kali ini emosi Kirana sudah memuncak ke ubun-ubun, rasanya ia ingin menghabisi saja seorang Rani yang sudah merusak suami dan ayahnya. Rupanya peringatan dan pengusiran Kirana waku itu tak membuatnya jera dan tetap menjadi parasit yang mencari inangnya untuk hidup. “Eh, eh … mau ke mana, Sayang?” Bima menahan Kirana yang sudah berdiri dari duduknya. “Mau labrak si Rani murahan itu!” “Jangan gegabah, Sayang, ini di tempat umum, rame.” Bima tak mau Kirana kembali meledak dan brutal seperti saat di rumah. “Emang kenapa k

