Raka pulang lebih dulu, memasang wajah dingin seperti biasa. Ketika ia turun dari sepeda motornya, Nova dan Indri baru saja keluar dari dalam rumah dan berniat berangkat kuliah. Kedua gadis itu tersenyum dan menyapa Raka, tetapi pria itu hanya menyunggingkan salah satu ujung bibirnya. "Hei," panggil Raka ketika kedua gadis itu hendak pergi menggunakan sepeda motor. Nova dan Indri menoleh dan menatap Raka dengan lekat, baru kali itu Raka memanggil. "Iya?" tanya Nova dengan ekspresi wajahnya yang terlihat centil. "Aku mau tanya." Raka berbicara dengan suara bariton. "Tanya apa?" Nova terlihat antusias, merasa senang karena Raka terlihat membutuhkannya. "Nggak penting, sih." "Nggak apa-apa." Nova tersenyum selebar-lebarnya. "Tanya aja, Raka. Kamu mau tanya tentang tugas kuliah?" Indri

