30. Bimbang

1809 Words

"Reseh banget jadi orang," gerutu Nava. Raka merangkul pundak Nava, gadis itu menggerakkan tubuhnya untuk menolak apa yang Raka lakukan padanya. "Kamu mau aku teriak lagi?" tanya Raka dengan berbisik, tangannya kali ini melingkari pinggul Nava. Nava menyingkirkan tangan Raka dari pinggulnya. "Kamu, kalo kamu berani sentuh-sentuh aku lagi, aku bener-bener nggak mau pacaran sama kamu. Ketemu juga nggak mau, aku bakal blokir nomor kamu." Sontak saja Raka mengangkat kedua tangannya. "Oke, aku nggak akan nyentuh kamu." Pria itu langsung menggeser duduknya, memberi ruang untuk Nava. Nava menatap Raka dengan kesal. "Berarti kita pacaran, kan? Aku udah nggak sentuh kamu." Raka berbicara dengan penuh percaya diri. Nava tersenyum geli. "Untung aja ganteng, kan? Coba enggak," celetuk Nava lir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD