Tinggallah Bersamaku

1253 Words

"Kita pulang," putus Rey begitu dia mengakhiri panggilan telepon dengan salah seorang anak buahnya. Tangannya menggenggam Naya dan menarik wanita itu untuk bangkit dari duduknya. Hal tersebut tentu menimbulkan tanda tanya tidak hanya pada Naya, tapi juga Jonathan. Ada kerutan tidak senang di wajah laki-laki itu. Jonathan baru akan membalas perkataan Rey, akan tetapi perkataannya sudah didahului oleh Naya. "Ada apa, Rey? Kita belum selesai makan." Naya masih lapar, dia baru makan setengah hidangannya. Tidak mungkin juga mereka harus meninggalkan Jonathan yang sudah menyiapkan semua ini dengan sangat baik. Dia akan merasa semakin bersalah. "Ada beberapa orang menyerang rumah dan membuat kekacauan di sana," jawab Rey sambil mendesàh marah. Dia tidak tahu siapa dan kenapa orang-orang itu men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD