"Kau harusnya tidak perlu melakukan ini, Nathan. Ini masalahku," ucap Naya begitu dia menginjakkan kakinya di rumah yang dulu pernah menjadi penjara. Rumah penuh rasa sakit karena keegoisan Jonathan. Apakah semuanya akan kembali terulang? Naya tidak mau nasibnya sama seperti sebelumnya. Dia takut kalau Jonathan hanya berpura-pura baik. Laki-laki itu terlalu manipulatif. "Kau tidak bisa mengatakan itu, karena kau sudah menjadi bagian dari hidupku," balas Jonathan, yang seketika membuat Naya bungkam. Ada nada ketidaksukaan yang kentara saat Jonathan mendengar kalimat Naya yang seolah mengatakan untuk jangan ikut campur. Bagaimana mungkin dia bisa diam saja saat melihat Naya dalam bahaya? Jonathan merasakan kalau mereka sudah benar-benar terikat. Dia sudah pasrah ketika tahu bahwa dirinya t

