"SIALAN!" umpat Jonathan ketika dia baru saja mendapat kabar kalau dirinya tidak bisa membuat janji dengan Rey. Laki-laki itu seperti berusaha menghindarinya. Menjelaskan jika memang ada yang tengah disembunyikan. Sialnya, dia tidak mungkin memaksa datang ke kantor rivalnya sendiri. Di tengah kekesalan yang melandanya, pintu ruangan tiba-tiba diketuk. Hingga beberapa saat kemudian, muncullah Sherly bersama sekretarisnya. Tampak Mark berusaha menahan wanita itu masuk. Namun Sherly mendorongnya sampai genggaman tangan yang menahannya terlepas. Berjalan melangkah mendekati Jonathan yang diam dan menatapnya datar. "Kenapa kau datang lagi?" Tatapan tidak bersahabat terlihat jelas di laki-laki berwajah aristokrat itu. Entah sudah ke berapa kalinya Sherly datang dan mengganggu aktivitasnya. Ti

