Chapter 35 - Kapan kunjungan sosial?-3

502 Words

“Jangan makan terlalu banyak.” “Tidak janji.” “Anggi.” “Aku sedang menghukum kamu karena cemburu, Mas. Jangan merusak suasana.” “Hukuman untuk saya, bukan untuk kamu.” “Tapi aku yang memilih bentuk hukumannya.” Adi menatapnya. Anggita tersenyum manis. Dan entah bagaimana, Adi tahu ia sudah kalah bahkan sebelum pertempuran dimulai. Namun tepat ketika Anggita hendak melangkah ke pintu, Adi menarik tangannya pelan. “Apa lagi?” tanya Anggita. Adi menunduk, mendekat ke telinganya. “Kapan tamu bulananmu selesai?” Anggita membeku. “Mas Adi.” “Saya hanya bertanya.” “Nada kamu tidak hanya bertanya.” Adi menatapnya dengan wajah terlalu tenang untuk kalimat yang baru saja ia ucapkan. “Kunjungan sosialnya sudah terlalu lama. Saya merasa terlalu lama diliburkan.” Wajah Anggita langsu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD