Karna tidak juga mendapatkan jawaban dari Bianca. Rezvan memutuskan untuk tidak langsung pulang ke rumah nya, melainkan pergi ke rumah Bianca terlebih dahulu untuk menemui calon istrinya dan mendapatkan jawaban yang dibutuhkannya. Namun sesampai di rumah Bianca, ternyata Bianca belum sampai di rumahnya. Rezvan memutuskan untuk duduk di ruang tamu sambil menunggu Bianca. “Mama, Bian pulang.” Pekik Bianca masuk ke dalam rumah tanpa memikul beban sedikitpun di pundaknya. Langkahnya terhenti ketika matanya bertautan dengan seseorang. Dia adalah Rezvan, si CEO galak yang berstatus calon suaminya. Rezvan berdiri dengan tangan yang berada di saku celananya sambil menatap Bianca tajam. “Oh My God.” ucap Bianca dengan mata yang membelalak lebar. Setelahnya Bianca berlari ke arah Rezvan cepat sam

