26

4642 Words

Bianca sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton televisi dan menikmati semangkok buah. Suara derap langkah yang terdengar di belakangnya namun diabaikan oleh Bianca, Bianca lebih memilih untuk menikmati buahnya. Sampai suara berat di depan telinganya menghententikan mulut yang mengunyah anggur yang baru saja masuk mulutnya. "Hai my fiance," ujar orang tersebut. Bianca menoleh ke belakang guna memastikan apa yang didengarnya barusan. Mata Bianca membulat dengan sempurna begitu melihat apa yang ada di belakangnya. "Hell no! Gak lagi kan?" batin Bianca menatap Rezvan yang tengah berdiri menatapnya. Rezvan berjalan duduk ke sebelah Bianca, bersamaan dengan itu Bianca mencubit lengannya sendiri membuat Bianca berdesis sakit. "Welcome dunia nyata, ayo terlihat biasa aja Bian," ujar Bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD