25

3926 Words

"Bian, bangun," ujar Clarissa sesaat masuk ke dalam kamar adik iparnya itu. Bianca yang masih tertidur lelap hanya bergumam mendengar namanya di sebutkan. Clarissa mendekat pada Bianca dan menggoyangkan bahu Bianca guna membangunkan adiknya itu. "Bangun Bian, ada Rezvan tuh di bawah," ujar Clarissa. Mata Bianca yang semula tertutup dengan rapat, kini terbukak dan membelalak lebar. Bianca mengedipkan matanya berkali-kali untuk mengumpulkan nyawanya dan menatap Clarissa yang duduk di sebelahnya. "Ada siapa kak?" tanya Bianca dengan mata yang masih membelalak lebar. "Dasar kamu! Bangun buruan," ujar Clarissa sembari menggelengkan kepalanya. "Tadi kakak bilang ada siapa?" tanya Bianca lagi. "Ada Rezvan, buruan kamu bangun," jawab Clarissa. "Kak Rissa," panggil Bianca mengabaikan suruha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD