Dua hari menjelang pernikahan Nick dan Bianca, Nick pulang ke rumah setelah dua hari tidak pulang. Bellova yang baru pulang dari kantornya melihat Nick dengan sinis, perasaannya tidak bisa dibohongi. Dia merasa sakit melihat Nick yang akan menikah tidak lama lagi. "Kenapa menatapku begitu? Aku pulang untuk istirahat jangan diajak berdebat," ucap Nick tajam. "Apa aku mengatakan sesuatu? Bukankah aku hanya diam saja?" "Mulutmu memang tidak bersuara, tapi matamu itu seperti orang yang sedang marah." "Apa salahnya dengan mataku, wajar toh sebagai istri aku begitu. Mana ada istri yang akan dengan ikhlas menerima saat suaminya akan menikah lagi, apa kamu maunya aku menyambutmu? Terus kamu mau aku bertanya penuh perhatian, apakah kamu lelah mengurus pernikahanmu. Mau kamu begitu?" tanya Bel

