Bicara Serius

1113 Words

Malam harinya, setelah Nick terjaga dari tidurnya. Dia melihat Bellova sedang duduk termenung di pintu kaca balkon yang tertutup. Matanya menatap ke arah luar, Nick bisa melihat kesedihan di sana. "Aku tau kamu sedih, tapi bersabarlah beberapa waktu lagi." Nick membatin dan bangkit dari tidurnya. "Ngapain melamun di sana, kalau ada setan lewat gimana?" tanya Nick seraya duduk di sisi tempat tidur. "Sudah bangun? Biarkan saja setan lewat, memangnya kenapa dengan setan? Manusia lebih menyeramkan dibanding setan," sahut Bellova tidak menoleh. "Kamu menyindirku?" "Aku tidak menyindir siapa-siapa, apa kamu tidak pergi? Nanti calon istrimu ribut lagi, sejak tadi saja ponselmu bergetar terus, sangat menggangu." "Kenapa tidak di matikan saja kalau menang mengganggu," uja Nick seraya mengamb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD