-22- Give In

1258 Words

Malam itu, Elsa lagi-lagi dibuat terkejut dengan perkumpulan ini karena Aira tiba-tiba memutuskan mereka semua akan tidur di ruang tengah. “Kalau gini kan, adil. Nggak ada yang iri-irian karena ada yang sekamar sama pasangannya dan ada yang enggak.” Itu adalah alasan Aira ketika mengambil keputusan aneh itu. Namun, setelah yang lain tidur, Elsa tak juga bisa tidur. Di kanan-kiri Elsa ada Aira dan Yura, lalu di sebelah Yura ada Arisa. Di samping Arisa, ada Ken, Dio, Alfon dan Rey. Elsa memperhatikan kanan kirinya, lalu perlahan duduk. Ia menghela napas pelan. Elsa terkesiap kaget ketika tiba-tiba ada sosok yang ikut bangun dari sisi para pria. Elsa menoleh. Ternyata, Alfon. “Kamu kenapa? Nggak bisa tidur?” tanya Alfon dalam nada pelan, nyaris seperti bisikan. Elsa mengangguk. “Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD