Alfon memberikan piring pertama nasi goreng dengan chicken fillet pada Elsa. Seketika, semua menatapnya lekat. “Jangan ngelihatin aku kayak gitu. Aku juga masak buat kalian, kok,” kata Alfon kesal. Lalu, Arisa, Yura, Dio dan Ken membantu Alfon memindahkan tujuh piring nasi goreng lain ke meja makan. Seketika, Aira protes. “Heh, Bucin! Kira-kira kek. Lihat nggak, bedanya nasi goreng punyaku sama punya Elsa?” Alfon berusaha bersabar. “Punyamu sama kayak punya yang lain, Ai. Nih, sama kayak punyaku juga.” “Ya, bedainnya sama punya Elsa, dong. Tuh lihat! Punya dia ditatanya udah kayak di restoran! Chicken fillet-nya lebih banyak. Ini jangan-jangan punyaku dapat sisa punya dia aja. Trus, punya dia ada telur mata sapi setengah matang lagi! Kamu tahu itu kan, kesukaanku, Al!” Sejujurn

