Ch.35

1440 Words

Aku termenung di dalam kamarku. Tiduran di atas ranjang sembari menatap kosong lampu bohlam yang menggantung sendiri pada langit-langit. Bunyi detik jam dinding menemaniku. Aku menarik napas dalam lalu menghembuskannya perlahan. Pikiranku melayang. Saat ini perasaanku terasa aneh. Begitu cepatnya waktu berlalu sampai aku tidak menyadari sudah satu tahun aku menjalani masa SMA. Aku merogoh saku celanaku dan mengambil ponselku. Mencari kontak Irvan lalu menelponnya. "Apa, Top?" suara Irvan dari telepon terdengar samar-samar. "Gimana, Van? Lu udah dapet jas hitam buat kenaikan kelas nanti?" "Udah, dong. Lu gimana?" "Udah. Gue pake jas punya bokap gue aja. Si Reza gimana?" "Dia juga udah. Kan nyarinya bareng sama gue." "Lu beli?" "Enggak. Nyewa aja lah. Cuma dipake sekali ini."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD