Chapter 25

2027 Words

Langit cerah ketika Bisha telah sampai di tempat tujuan. Bahkan semilir angin pun terasa bersahabat. Sebelumnya, setelah sekali lagi mempersiapkan dirinya secara mental dan melakukan persiapan untuk perjalanan. Akhirnya Bisha bisa melangkah keluar dengan perasaan ringan. Di hari keduanya di Kyoto ini ia benar-benar telah sampai di daerah alamat rumah yang pernah Miura Takeru tuliskan sepuluh tahun silam. Daerah ini relatif tenang dan banyak tanaman di sepanjang jalan. Setelah keluar dari taksi yang membawanya, tanpa terburu-buru Bisha menyusuri jalanan setempat dengan tenang. Akhirnya setelah berjalan beberapa puluh meter, ia sampai di depan sebuah rumah bercat biru dan putih. Pagar rumahnya terbuka seolah menyambut. Setelah memeriksa berkali-kali kertas lusuh dalam genggamannya, Bisha j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD