BAB 58 - hangout

2075 Words

Sesaat perempuan itu terdiam sambil memperhatikan nama yang muncul di layar ponsel depan, nama ‘Felicia’ yang memanggil. Hatinya jadi gelisah, apa Ibu sudah memberitahu perempuan itu kalau dia akan membawa si kembar? Itu lah mengapa dia meneleponnya untuk melarang membawa si kembar jalan-jalan ke Mall? Nadine menimbang-nimbang antara menjawab telepon atau tidak. “Ya, hallo! Ada apa, Mbak?” “Selamat pagi, kenapa lama sekali angkat teleponnya?” Nadine menyeringai senang karena di ujung sana yang terdengar ternyata suara Juna bukan Felicia. “Oh thanks, God!” batinnya sambil menghela nafas lega. “Sorry, tadi aku masih sibuk dandanin anak-anak, mereka baru mandi,” sahutnya berbohong. “Oh, begitu. Bukan karena nomer Felicia yang memanggil?” sindir Juna lirih. Nadine tersenyum dan berkata, “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD