BAB 72 - dilemma

1828 Words

Rommy menghela nafas saat laki-laki itu tiba di depan pintu kamar Nadine yang terbuka. Dilihatnya perempuan itu sedang melamun, termenung sambil menatap keluar melalui jendela kamar. Entah apa yang dipikirkannya? Apa dia sedang merangkai kata-kata perpisahan untuk sang mantan suami? Rommy jadi penasaran, dihampirinya perempuan yang sangat dicintainya itu seraya bertanya, "Besok kamu mau ke rumah Juna, 'kan?" tanyanya cemas sambil membawa sebuah map plastik di tangan. Malam itu, Rommy menemui Nadine di kamar, ketika mereka berdua pindah ke rumah Rommy yang sudah lama ditinggalkan. Nadine pun mengangguk, "Iyaa, besok aku mau ke sana. Aku sudah janji sama anak-anak," sahutnya sambil menatap ke luar jendela, pikirannya menerawang jauh, tanpa menoleh ke Rommy yang berdiri di dekatnya. "Tapi,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD