BAB 69 - face to face

1709 Words

Tatapannya begitu tajam dan tidak ada senyum di wajahnya, Juna benar-benar merasa heran, apakah senyum itu telah menguap begitu saja seiring dengan kepergiannya selama enam tahun? Karena Nadine begitu to the point, perempuan itu terlihat tidak ingin berbasa-basi, dia mencoba mengalihkan pembicaraan, agar Juna tidak ngomong panjang lebar tentang si kembar saat laki-laki itu mulai menyebut si kembar dalam percakapan mereka, karena si kembar adalah salah satu kelemahan Nadine. Perempuan itu tidak tahu apa yang akan terjadi, bila bertemu dengan ketiga anak kembarnya itu. "Aku mau minta maaf dan memintamu pulang dan kembali ke rumah, itu saja," ujar Juna tegas dan mantap. Nadine pun menggeleng pelan seraya berkata, "Aku nggak bisa pulang," sahutnya sambil menyesap orange juice lalu mengalihka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD