Bab 54

1661 Words

Aku masih menyisir rambutku di depan kaca. Sambil sesekali mengamati wajah. Tidak ada yang berbeda selain letak tanda lahir pada Nelly. Dulu sewaktu kami terpisah. Tidak ada yang menyangka kalau kami adalah kembar identik. Karena mereka hanya melihat salah satu dari kami di sekolah. Sampai kehadiran Nelly di gerbang sekolahku membuat heboh seluruh murid. Aku menyukai momen-momen itu. Pada saat orang-orang keheranan melihat kemiripan dari wajah kami. Atau, beberapa di antara mereka meminta foto kami berdua. Seandainya saja bisa mengulang kebersamaan itu lagi. Sudah pasti kulakukan. Sayangnya karena terpisah jauh sekarang hal itu mustahil terjadi. Aku terkaget melihat kehadiran Bunda di ambang pintu sambil menyunggingkan seulas senyum tipis. Rasanya sangat tidak nyaman jika Bunda sampai ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD