Kehidupan seseorang sudah ada yang mengaturnya sejak dilahirkan. Setiap hal kecil yang terjadi pun memang tergoreskan. Bahkan, kehadiran seseorang yang bersebelahan denganku. Aku menyukai kehadirannya di sini. Dengan terus bersama aku sepenuhnya sadar kalau kehidupan yang kujalani tidak sepenuhnya buruk. Nathan menjadi salah satu alasan mengapa harus bertahan di sini. Kami duduk di kursi taman berpayungkan rindangnya pohon. Tenggelam di dalam pikiran masing-masing. Awalnya aku berniat untuk mengajak makan di dekat sekolah. Namun, Nathan bersikeras untuk datang ke taman. Terakhir kali ke taman kami membicarakan banyak hal. Kurasa pacarku ingin membicarakan sesuatu yang serius. Awan-awan hadir seakan menjadi saksi dari pertemuan kami di bawah langit biru yang membentang. Suara kicauan bur

