Aku terbangun dengan perasaan yang tidak karuan. Hari ini adalah penentuan bagaimana kemajuan dari sakit Nelly. Waktu itu dokter berkata kalau kesembuhan Nelly tergantung dari hasil dari operasi. Di dalam hatiku terus-menerus memanjatkan doa. Kalau mungkin saja ada sebuah keajaiban lagi menyentuh hidup Nelly. Membiarkannya hidup lebih lama untuk tumbuh dewasa bersamaku dan mengalami masa-masa penuh suka cita sebagai remaja. Mataku masih memandangi langit-langit kamar. Memutar ulang semua memori sejak berada di sini. Nelly memang sakit. Setidaknya ia sudah berusaha sebaik mungkin untuk terlihat tegar di hadapanku. Aku pun tidak ingin mengecewakannya dengan menjadi sosok yang pesimis. Meskipun masa depan masih belum terlihat jelas. Aku hanya berharap semua berjalan lancar. Kalau operasi ak

