Bab 71

1114 Words

Masa-masa kritis berhasil dilewati oleh Nelly. Namun, sampai sekarang pun kembaranku masih tidak sadarkan diri. Aku memandangi tubuhnya yang berbaring di kasur rumah sakit dari balik kaca. Perasaan sedih itu kembali menggerogoti hatiku. Karena melihatnya terbaring lemah dengan banyak alat-alat yang membantunya untuk bertahan. Mama tadi berkata ingin membelikanku roti. Karena sejak semalam aku begadang menunggu operasi selesai. Aku bisa bernapas lega karena Nelly sudah melewati masa kritis. Dalam hati aku berdoa supaya ia bisa pulih seperti semula. Kami sudah berjuang sebisa mungkin. Hanya saja sekarang tergantung takdir yang mengatur kelanjutan dari kesembuhan Nelly. Berulang kali aku berdoa untuk kesadaran Nelly. Karena seharusnya ia sudah siuman dari tadi. Pasti ada yang membuatnya mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD