Bab 48

1151 Words

Keesokan harinya setelah perbincanganku kemarin dengan Nelly melalui telepon. Pagi hari sebelum berangkat sekolah, Ayah menyampaikan kalau aku harus belajar dengan Bunda waktu pulang sekolah, sebelum makan malam bersama. Karena tidak mempunyai alasan yang tepat untuk menolak, aku pun mengiyakan dan berlalu dengan perasaan kesal yang masih kusimpan sampai sekarang. Siang ini karena mempunyai waktu luang, aku memilih untuk menyantap sepiring nasi goreng pedas bersama Nathan di kantin. Rasanya aku benar-benar kelaparan sehingga menghabiskan makananku dalam sekejap. Lalu, meminum jus stroberi kesukaanku. Nathan menatapku dengan senyuman tipis di wajah. Sepertinya heran dengan sikapku sekarang. Karena tidak biasanya aku berlaku demikian. Biasanya makan dengan tenang dan menikmati setiap sendo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD