"Kakak dengarkan ibu baik-baik. Kakak gak usah takut lagi. Ibu akan jagain Ade. Jadi, kakek gak akan bisa sakiti Ade. Ingat! Kakak gak perlu takut lagi sama ancaman kakek. Apa pun yang kakek katakan, itu cuma buat nakutin Kakak. Kakek gak tau rumah ibu yang baru, jadi kakek gak mungkin apa-apain Ade. Kakak ngerti kan?" Damar mengangguk. "Iya, Ibu. Kakak ngerti." "ingat Sayang. Kakak memang harus nurut sama orang yang lebih tua tapi itu kalau dalam hal yang baik. Kalau untuk hal yang tidak baik, Kakak nggak perlu nurut, Kakak boleh menolak kalau kakak nggak suka. Oke?!" "Iya, Ibu." "Ingat, jangan biarkan siapa pun menyakiti Kakak. Kakak harus bisa jaga diri. Jangan diem aja kalau kakak nggak salah. Tapi kalau Kakak salah, Kakak minta maaf. Iya, Sayang?!" Damar menggerakkan kepala ke ba

