78- Minta Maaf Lagi dan Lagi

1108 Words

"Wira ...!" Mita mengetuk pintu kamar Aga seraya memanggil. Tidak ada jawaban. 'Wira ...!" Sekali lagi ia panggil. kali ini dengan suara yang lebih keras lagi. Tetap tidak ada tanggapan. Buk! Buk! Buk! "Wira! Buka pintunya!" jerit Mita dengan tidak sabar karena sudah beberapa saat menunggu dan pintu tidak juga terbuka. "WIRA!" "Mita, Sayang ... nggak boleh kayak gitu, Nak." Andini segera berlari menghampiri sang anak yang sedang membuat kegaduhan. "Gak boleh gador-gedor pintu kayak gitu." "Tapi wira-nya nakal, Mama. Wira nggak mau bukain pintu padahal Mita udah ketuk-ketuk pelan." "Iya tapi jangan digedor juga dong, Sayang. Tunggu aja, mungkin wira-nya lagi di kamar mandi," sahut Andini seraya memegangi tangan sang anak yang sudah hendak kembali mengetuk pintu. Tak lama kemudian, te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD